Senin, 04 Februari 2013

Apakah ISLAM itu?


Tanya:
Assalamualaikum Ustad, saya memang lahir sebagai seorang muslim. KTP saya juga beragama Islam. Namun, hingga kini, saya tak tahu, apa sih makna Islam? Dan bagaimana menjadi seorang yang benar-benar Islam sesungguhnya? Terima kasih atas jawabannya. Wassalam.

Hariyanto-Lamongan



Dijawab oleh Ust. Abu El Aquilla Haris:
Wa'alaikumussalam,
Bismillahi walhamdulillah, wa ba'dah.
jika yang dipertanyakan adalah tentang islam, maka berdasarkan hadist Rosulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari sahabat Umar R.A menyatakan bahwa ... Islam adalah bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Ta'ala dan Muhammad SAW adalah utusan-NYA, mendirikan Sholat, menunaikan Zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan, dan menunaikan Haji ke Baitullah jika mampu ... dst.; maka ya itulah islam.

dalam alquran difirmankan oleh Allah Ta'ala ... masuklah islam secara utuh.... maka Islam mengandung pengertian semua yg tersebut diatas harus terlaksanakan. oleh karenanya kelima jawaban Rasul tersebut termaktubkan dalam 5 rukun islam, yang artinya 5 pondasi utama untuk menjalankan islam secara utuh dan sempurna. ini sesuai dengan hadist Rasul SAW... bangunlah Islam atas 5 pondasi... sedang yang dimaksud adalah ke-5 rukun islam tsb.

telaah lebih jauh dari pada itu adalah mengandung pengertian sbb ;
1. Shahadah  
berhubungan dengan persaksian, sedangkan persaksian ini hati adalah domain-nya. artinya keyakinan terlebih dulu ditanamkan dalam islam akan Allah yang maha segala-galanya tiada sekutu baginya dan mengutus penyampai wahyunya yakni Muhammad SAW sebagai penghubung dari-NYA pada makhluk-NYA. "katakanlah Wahai Muhammad bahwa Allah itu Esa" QS al-ikhlas ayat 1.
2. Shalat
berhubungan dengan kepatuhan kita terhadap pencipta yg memang seharusnya dilakukan tidak hanya dalam sisi bathiniyah semata yakni keyakinan tapi juga dalam sisi ruhaniyah yakni sujud patuh kita terhadap yang semestinya kita yakini sebagai Raja Diraja. "hanyalah kepadaMu kami menyembah dan hanyalah kepadaMu kami meminta pertolongan" QS al-fatihah ayat 5.
3. Zakat
berhubungan dengan sisi kemanusiaan. dalam Islam jugan tidak hanya diajarkan untuk hanya berkomunikasi dan berinteraksi dengan Tuhan seperti dalam ritual shalat terlebih harus adanya keseimbangan antara interaksi uluhiyah(ketuhanan) dan basyariah(kemanusiaan) atau hubungan vertukal dan horizontal. dalam hal ini sedekah, yang teraktualisasikan dalam ta'awun dalam hal kebaikan dan ketakwaan. untuk saling tenggang rasa dan saling membantu dalam segala hal non aqidah meski antar keyaqinan dan terlebih sesama muslim, sehingga tercipta keselarasan yang damai rukun dan sejahtera. "